Scroll to Top

5 fakta pemeriksaan Amien Rais sebagai saksi di Polda Metro Jaya

By Redaksi Sijoripost / Published on Rabu, 10 Okt 2018 11:29 AM / No Comments / 78 views
Amien Rais sedang memberikan penjelasannya dalam mendukung Syamsuar-Ed

Jakarta, Sijoripost.com – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dijadwalkan akan diperiksa oleh Penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Metro JayaRabu (10/10/2018).

Pemeriksaan Amien Rais ini merupakan rangkaian proses penyidikan kasus penyebaran berita bohong alias hoaks pengeroyokan aktivis Ratna Sarumpaet.

Amien Rais diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Pemanggilan ulang ini dilakukan setelah Amien Rais Jumat (5/10/2018) tidak memenuhi panggilan polisi.

Dilansir TribunPekanbaru.com dari Kompas,  berikut sejumlah fakta jelang pemeriksaan Amien Rais hari ini:

1. Tak penuhi panggilan pertama

Anggota Tim Hukum dan Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Surya Imam Wahyudi mengatakan, Amien tidak memenuhi panggilan pertama polisi karena polisi salah menuliskan nama Amien Rais, menjadi “Amin Rais” dalam surat pemanggilan.

Kesalahan penulisan nama juga terdapat dalam surat pemanggilan Amien yang kedua.

Ia meminta kepolisian segera memperbaiki kesalahan penulisan nama ini.

2. Alasan diperiksa

Amien bersama calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, serta kader partai lainnya sempat bertemu Ratna Sarumpaet pada Selasa (2/10/2018).

Hal inilah yang menjadi dasar pemanggilan Amien sebagai saksi.

Saat itu, Ratna mengaku dianiaya pada 21 September 2018 oleh sejumlah orang tak dikenal di sekitar Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.

Namun, pada Rabu (3/10/2018) sore, Ratna mengakui bahwa cerita penganiayaan yang dialaminya adalah bohong belaka.

Kehadiran Amien dalam pertemuan 2 Oktober tersebut juga dibenarkan Kuasa Hukum Said Iqbal, Sahroni, saat menyambangi Polda Metro Jaya, Selasa (9/10/2018).

3. Akan penuhi panggilan kedua

Surya Imam Wahyudi memastikan Amien akan memenuhi panggilan kedua polisi, meskipun pada surat panggilan kedua masih terjadi kesalahan dalam penulisan nama Amien Rais.

“Pak Amien sebagai warga negara yang baik, taat hukum. Beliau akan memenuhi pemanggilan kepolisian dan menghormati proses hukum yang ada dan akan bekerja sama dengan proses penegakan hukum itu sendiri,” ucap Surya, Senin (8/10/2018).

4. Akan dibela 300 advokat

Anggota Tim Hukum dan Advokasi Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Habiburokhman mengatakan, sekitar 300 advokat mendaftarkan diri untuk mendampingi Amien dalam menghadapi pemeriksaan polisi.

Menurut dia, jumlah tersebut akan terus bertambah.

5. Didampingi 500 pendukung

Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212(PA 212) Slamet Ma’arif membenarkan bahwa pihaknya akan mengawal pemeriksaan Amien Rais.

Menurut Slamet, massa PA 212 akan berkumpul di Masjid Al-Munawar, Pancoran, Jakarta Selatan, pukul 08.00. Aksi diawali dengan shalat Dhuha dan doa bersama.

Kemudian, massa PA 212 bersama Amien Rais akan bertolak menuju Polda Metro Jaya.

Slamet memprediksi sekitar 500 anggota dan simpatisan PA 212 turun dalam aksi tersebut.

Ia juga memastikan massa PA 212 tak akan membubarkan diri sebelum Amien selesai diperiksa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya telah menerima pemberitahuan rencana aksi ini dan akan menyiapkan pengamanan.

Ia mempersilakan pendukung Amien Rais menggelar aksi asal dilakukan dengan tertib.

Tribun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares