Scroll to Top

Anak bungsu Jokowi di panggil anak PKI oleh netizen, ini tanggapan Kaesang

By Redaksi Sijoripost / Published on Rabu, 09 Jan 2019 13:12 PM / No Comments / 266 views

Jakarta, Sijoripost.com – Putra ketiga Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, menanggapi santai saat seorang warganet di media sosial menudingnya sebagai anak PKI.

Hal itu setelah akun @anti_aksiapapun, mementionnya dan meminta polisi mengusut postingan hoaks yang dilontarkan seorang warganet.

Adapun seorang warganet di Facebook menuding Kaesang adalah anak PKI. Bahkan ia berani menyebut hal itu sebagai fakta yang disembunyikan Jokowi.

Kaesang anak PKI fakta yang disembunyikan oleh Jokowi’ begitu isi postingan warganet bersangkutan.

Banyak warganet yang geram atas postingan itu dan mengadukannya kepada Kaesang. Namun, alih-alih merasa marah, Kaesang Pangarep justru menanggapinya dengan lelucon.

Lelucon tersebut dikemas lewat gaya protes. Menurut Kaesang, Jokowi memiliki dua anak lagi selain dirinya. Yakni Gibran Rakabuming dan Kahiyang Ayu. Tapi Kaesang merasa aneh, mengapa dirinya saja yang dituduh anak PKI. Pemilik bisnis Sang Pisang ini pun melancarkan protes lewat gaya sarkasme.

“Lah?? Kenapa kok cuma saya ya?? Kok Mas Gibran Mbak Ayang gak juga?? GAK ADIL,” cuit Kaesang lewat akun @kaesangp menanggapi postingan seorang warganet, Selasa (8/1/2018).

Dalam sehari, cuitannya tersebut bahkan sudah diretweet sebanyak 3 ribu kali lebih. Sejumlah pengguna Twitter pun ikut menanggapi cuitan Kaesang tersebut secara jenaka. Soal tudingan sebagai keturunan PKI ini, selama ini juga masif menyerang sang ayah, Presiden Joko Widodo. Hal itu disampaikan Jokowi saat menjawab sejumlah pertanyaan dari presenter NET TV, Rikha Indriaswari.

Menurut Presiden ke-7 RI ini, hoaks PKI merupakan sebuah tindakan pengecut, tindakan biadab, karena mengabarkan hal-hal yang tidak sesuai dan tidak benar.

“Ya ini kan ini kan dimulai dari tahun 2014, dari Obor Rakyat, setelah itu ada lagi Saracen yang mengabarkan mengenai Jokowi itu PKI. Ya, logikanya enggak masuk,” tegas Jokowi.

“Bahkan ada foto dikabarkan bapak bersama DN Aidit, sejajar gitu,” timpal Rikha.

Mendengar pertanyaan itu, Jokowi kemudian tersenyum. “Perlu saya sampaikan, yang pertama saya lahir tahun 1961, PKI itu dibubarkan tahun 1965-1966. Artinya umur saya baru 4 tahun. Kan logikanya enggak masuk,” tambah Jokowi yang kemudian tertawa kecil. “Masa ada PKI balita?” tanya Jokowi.

Ia kemudian menambahkan soal foto rekayasa ia bersama DN Aidit. Jokowi sudah mengecek foto tersebut dan ia mendapat informasi jika foto itu diambil pada tahun 1955. “Saya lahir saja belum masak sudah berjejer?” ujar presiden.

Lanjut Jokowi, isu PKI yang menderanya ini ia anggap sangat meresahkan karena bisa membuat rakyat gaduh dan bertanya-tanya. Jokowi menegaskan sekali lagi bahwa ia bukan keturunan PKI.

“Saya sampaikan sekali lagi, saya, orang tua, kakek nenek saya, keluarga besar saya, tidak ada yang PKI. Saya pastikan,” ucap Jokowi.

Jika rakyat masih tak percaya, Jokowi meminta mereka untuk kroscek langsung ke sejumlah lembaga atau mengecek kebenaran tersebut di kota kelahirannya di Solo.

“Di Solo itu ada NU, Muhammadiyah, Al Irsyad, MTA, LDII, dan ormas Islam lainnya, bisa ditanyakan ke masjid dekat orang rumah orang tua saya, tanyakan di kampung saya yang ada di Solo. Gampang sekali,” kata Jokowi. “Bisa tanyakan ke tetangga saya, gampang sekali,” tandasnya.

Jokowi pun menyayangkan mengapa hoaks seperti ini bisa menyebar dengan masif di media sosial. “Inilah jahatnya yang namanya hoaks. Kadang-kadang politik kotor menghalalkan segala cara. Dan itu tidak sesuai dengan nilai-nilai KeIndonesiaan kita,” ujarnya.

Menurut Jokowi jika hoaks tidak diselesaikan, bisa mengadu domba, meresahkan, dan menimbulkan rasa takut rakyat.

Menurut Jokowi, tidak sedikit masyarakat yang mempercayai isu tersebut. “Banyak yang percaya.” Jokowi tak menyebutkan survei apa yang dimaksud. Jokowi memilih menunjukkan gambar saat Ketua PKI DN Aidit berpidato di suatu panggung. Di dalam foto yang sudah diedit itu, Jokowi berada di dekat DN Aidit.

“Saya cek ini pidato tahun berapa sih? Tahun 55”

“Saya lahir saja belum, kok sudah ada di dekatnya ini,” kata Jokowi, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

“Ini yang namanya media sosial ini nakal-nakal,” tambah mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Tribunnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares