Scroll to Top

Beredar selebaran Jokowi, Bawaslu Kota Pekanbaru akan dalami dan kaji selebaran tersebut

By Redaksi Sijoripost / Published on Minggu, 03 Mar 2019 11:49 AM / No Comments / 82 views

Pekanbaru, Sijoripost.com – Adanya selebaran yang dibagikan ke rumah-rumah oleh sepasang remaja, berisi berita bohong tentang Jokowi atau Hoax Jokowi, tengah ditelusuri Bawaslu Pekanbaru, apakah dalam selebaran itu berisi ujaran kebencian dan hal-hal yang menyalahi aturan.

“Terkait penyebaran itu, Bawaslu perlu melakukan penelusuran dan kajian, apakah kontennya berisi ujaran kebencian atau tidak,” terang Anggota Bawaslu Pekanbaru, Rizqi Abadi SIKom, saat dikonfirmasi datariau.com, kemarin.

Selebaran ini diketahui diterima salah seorang warga Kota Pekanbaru atas nama Wansyah yang sempat kaget saat dihampiri sepasang remaja, membagikan selebaran kepadanya berisi tentang hoax Jokowi, Jumat (1/3/2019) kemarin sore.

Kepada datariau.com Wansyah menceritakan, bahwa saat itu dirinya sedang berada di Jalan Swakarya dekat foto kopi Exbell. Saat itu dia selesai mengirim logo di tempat tersebut.

“Lalu saya duduk di atas Honda saya sambil saya chatting costumer yang saya kirim logo tersebut ke costumer kota Cikarang, lalu tiba-tiba Honda Scoopy nyamperin saya langsung diberi selembaran kertas tentang paslon nomor urut 01, lalu saya ambil tiba-tiba laki-laki tersebut difotonya saya,” terang Wansya, Sabtu (2/3/2019).

Wansya yang merupakan penyedia jasa logo di Kota Pekanbaru ini pun langsung mengambil foto kedua orang tersebut, setelah mereka memberikan selebaran dan bingkisan kepada Wansyah. “Saya pun bawa bingkisan dari mereka ke rumah untuk berikan kepada orangtua,” terangnya.

Ternyata, isi bingkisan itu adalah kalender APK Paslon 01 Jokowi-Maaruf. Kemudian selebaran berisi tentang hoax yang menerpa Jokowi, salah satunya tentang fitnah Jokowi anak PKI.

Anggota Bawaslu Kota Pekanbaru Rizqy Abadi SIKom saat dikonfirmasi tentang adanya pembagian selebaran dan kalender alat peraga kampanye Paslon 01 ini, menjelaskan bahwa pembagian APK ke rumah-rumah diperbolehkan.

“Kalau bahan kampanye boleh dibagikan pak. Kalau diselipkan uang atau sembako itu yang tidak boleh,” terang Rizqy.

Pengamatan datariau.com terhadap selebaran yang beredar itu, tertulis huruf besar di bagian atas “AYO LAWAN FITNAH!”, kemudian ada dituliskan juga arti ayat Al Quran Surat Al Hujurat ayat 49 tentang fitnah alias kabar bohong. Selanjutnya ditulis pula “JOKOWI BUKAN PKI” yang memaparkan bahwa isu Jokowi adalah anak PKI adalah hoax.

Beberapa berita media online tentang fitnah itu ditampilkan dalam selebaran itu kemudian disampaikan penjelasan untuk meluruskan, bahwa apa yang diberitakan itu merupakan hoax alias berita bohong.

 

 

Datariau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares