Scroll to Top

Blok Rokan: Noviwaldy Jusman tegaskan Pertamina harus ikuti aturan main daerah

By Fitri Laurencia / Published on Senin, 06 Agu 2018 23:15 PM / No Comments / 28 views

Pekanbaru, Sijoripost.com – DPRD Riau terus akan memperjuangkan keterlibatan pemerintah provinsi Riau dalam pengelolaan blok Rokan melalui BUMD pasca pemerintah pusat menyerahkan blok itu pada PT Pertamina belum lama ini. Hal ini diminta lantaran ladang minyak terbesar kedua itu berada di wilayah provinsi Riau.

“Pihak Pertamina kalau mau berusaha di Riau maka harus mengikuti aturan main di daerah Riau.
Pasalnya sumur ladang minyak terbesar kedua itu berada di wilayah provinsi Riau,” kata Wakil ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman. Senin 6 Agustus 2018.

Dedet sapaan Noviwaldy juga mengatakan bahwa pihaknya dalam waktu dekat ini juga akan membahas keterlibatan daerah di blok Rokan tersebut dengan Pertamina. Sebab hal ini penting karena masalah blok Rokan ini harus dibahas pemerintah dengan pemerintah (G to G).

“jika pertamina tidak mau membuka pembicaraan dengan dewan untuk berdiskusi masalah itu, maka Pertamina salah besar, karena masalah blok Rokan harus dibahas G to G, yakni antara pemerintah dan pemerintah,
walaupun dewan legislatif namun yang disebut pemerintah sekarang ini adalah eksekutif dan legislatif, sebagai dua unsur penyelenggara pemerintah,”jelasnya.

Menyangkut tujuan Pansus Blok Rokan ini dibentuk politisi Demokrat itu mengatakan lain ingin memastikan seluruh pekerja di blok Rokan adalah orang Riau.

“Tujuannya supaya tidak ada lagi kendaraan non BM dan demi menjaga serta meningkatkan Marwah Riau. Dan yang pentingnya jangan sampai ‘badan’ kita dipakai orang, tapi hasilnya entah kemana-mana,” tuturnya.

Dedet menjelaskan pembentukan pansus blok ini nantinya akan beranggotakan pelobi handal dari dewan, tapi sebelum itu akan dibicarakan dulu di Banmus, untuk disepakati.

“Pansus itu nantinya tidak harus menghasilkan Perda tapi yang terpenting Pansus ini untuk menyelesaikan masalah dan menghasilkan rekomendasi, bahkan keputusan mengenai keterlibatan daerah dalam pengelolaan blok Rokan di Riau,”pungkasnya.

Terkait partisipan interest (PI) tambah anggota dewan dapil Pekanbaru itu, bahwa PI sudah dipastikan ada karena sudah ada aturan yang mengaturnya dan harus dijalankan Pertamina.

“Jika tidak dipenuhi Pertamina berarti mereka menyalahi aturan dan kita minta mereka angkat kaki dari Riau,”tutupnya.

R24

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares