Scroll to Top

Bupati HM Harris serius tangani Pandemi COVID-19 di Pelalawan

By Redaksi Sijoripost / Published on Senin, 13 Apr 2020 09:17 AM / No Comments / 48 views
Bupati HM Harris melaporkan perkembangan wabah virus corona melalui video conference dengan Gubernur Riau Syamsuar

Pelalawan, Sijoripost.com – Sejak melandanya wabah Covid-19 di berbagai wilayah di Provinsi Riau, Pemkab Pelalawan mengambil langkah cepat dan serius dalam menangani kasus wabah Covid-19 di Kabupaten Pelalawan.

Salah satu yang perlu disiapkan oleh Pemkab Pelalawan dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 adalah dengan menyiapkan anggaran penanganan Covid-19.

Dalam hal ini Bupati Pelalawan, HM Harris mengatakan menyiapkan anggaran untuk penanganan COVID -19.

Sebelumnya pemkab Pelalawan menganggarkan dana sebesar Rp 25 Milliar untuk menangani virus Corona, Hal ini disampaikan oleh Bupati Pelalawan HM Harris saat melakukan peninjauan di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci Selasa 24 Maret lalu.

Harris menyebutkan Pemkab Pelalawan menyiapkan anggaran sebesar itu untuk upaya penanganan virus Corona. Anggaran sebesar Rp 25 M itu berasal dari pergeseran Dana Alokasi Khusus(DAK) atau APBD Pelalawan.Dasar peruntukan dana berdasarkan instruksi pemerintah pusat.

Sesuai dari perkembangan kasus Covid 19 saat ini, terkhusus di Kabupaten Pelalawan Bupati Pelalawan HM Harris menambah anggaran untuk penanganan wabah Covid-19 menjadi Rp.63 Milliar sesuai peningkatan kasus Covid 19 di Pelalawan.

Berikut sebaran kasus COVID -19 Kabupaten Pelalawan:

1. Pangkalan Kerinci ODP 215, PDP 14, dan 2 Positif terkonfirmasi COVID -19.
2. Bandar Seikijang ODP 29.
3. Langgam ODP 14 PDP 1.
4. Pangkalan Kuras ODP 58 PDP 2.
5. Ukui ODP 116 PDP 1.
6. Bunut ODP 22.
7. Pelalawan ODP 29 PDP 2.
8. Teluk Meranti ODP 27 PDP 1
9. Kuala Kampar ODP 150.
10. Bandar Petalangan ODP 35 PDP 1.
11. Kerumutan ODP 65.
12. Pangkalan Lesung ODP 61.

Dikatakan Bupati Harris, berdasarkan perhitungan plavon dalam penanggulangan virus corona secara menyeluruh, pemda Kabupaten Pelalawan membutuhkan Rp 63 Miliar.

“Dana itu tidak hanya untuk pencegahan maupun pengobatan warga terindikasi Covid-19 saja. Termasuk untuk penanganan dampak sosial, ekonomi, pendidikan, hingga budaya yang terkena corona. Pembagian sembako pada warga terdampak. Pekerja yang kena PHK, TKI yang pulang dari luar, pengangguran sebelumnya, serta kegiatan kegiatan berhenti,” ujar Bupati HM Harris di ruang vicon kantor Bupati didampingi Sekda dan tim TAPD.

Dijelaskan Bupati, bahwa Kebutuhan yang diperlukan mencapai Rp 63 M seluruhnya. Dalam rapat sudah diputuskan. Ini untuk keseluruhan, hanya menggeser anggaran dimasing-masing OPD.

Dalam penyisiran anggaran ini, lanjut Harris, tidak melibatkan instansi penegak hukum dan hanya dikawal Inspektorat Pelalawan. Namun dalam pelaksanaan dan penggunaan dana Rp 63 M itu, pemda akan menggandeng aparat penegak hukum dari kejaksaan maupun kepolisian. Agar realisasinya tepat sasaran serta tidak ada penyelewengan dana oleh oknum-oknum yang ingin mencari keuntungan ditengah pandemi COVID -19.

Selain dari penyiapan anggaran untuk penanganan Covid 19, Bupati HM Harris sebagai Ketua gugus tugas Covid 19 juga melakukan penyemprotan Desinfektan masal di Kabupaten Pelalawan.

Penyemprotan desinfektan langsung di pimpin oleh Bupati Harris selaku ketua gugus tugas Covid-19

Dalam keterangannya, Bupati mengatakan bahwa penyemprotan yang dilakukan secara massal ini merupakan upaya untuk memutus atau mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Pelalawan.

” Ini adalah upaya kita bersama untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Pelalawan, dan kita akan mengusahakan agar kegiatan penyemprotan disinfektan ini terus berlanjut. Yang jelas atas anjuran Polda Riau, hari ini itu dilaksanakan secara serentak di seluruh Riau sampai kepelosok desa-desa,” terang Harris.

Bupati Harris mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam gugus tugas agar bekerja lebih aktif sesuai dengan bidang masing-masing. Diminta untuk tetap waspada dan mengawasi perkembangan di masyarakat.(spc1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares