Scroll to Top

Desa Bukit Intan terpilih untuk lokasi Padat Karya Tunai yang dikunjungi Presiden

By Fitri Laurencia / Published on Jumat, 02 Mar 2018 10:10 AM / No Comments / 83 views
Persiapan pelaksanaan Padat Karya Tunai yang akan dikunjungi Presiden Joko Widodo di Desa Bukit Intan Makmur, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (1/3/2018) hingga Jumat (2/3/2018).

Rokan Hulu, Sijoripost.com – Kasubdit PKMD, Kemendes PDTT Nursaid dan rombongan melakukan spot cek kesiapan pelaksanaan Padat Karya Tunai yang akan dikunjungi Presiden Joko Widodo di Desa Bukit Intan Makmur, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (1/3/2018) hingga Jumat (2/3/2018).

Nursaid, didampingi Satker Dekonsentrasi P3MD Riau Musa, Kadis PMD Rohul, Camat yang sekaligus Pjs Kades Ruslan dan BPD Purwantoro dan Deputi HRD Sekpro Sabri, KN-P3MD Nurul Hadi, Arwani, dan staf Alvin, meninjau lokasi kesiapan kunjungan Presiden di lokus Replanting Sawit dan rencana lokus pelaksanaan Padat Karya Tunai di Desa Bukit Intan Makmur.

Sesuai hasil koordinasi dengan Satker Provinsi Riau dan Kabupaten Rohul, kata Nursaid, pilihan lokasi ada di Desa Rambah Samu dan Desa Teluk Aur sesuai dengan rekomendasi BPKP, dan Desa Bukit Intan Makmur sesuai rekomendasi Satker Kabupaten.

Setelah didiskusikan dengan intensif, maka dipilih Desa Bukit Intan Kec. Kunto Daarussalam, karena alasan terdekat dari lokasi kunjungan Presiden. Sementara 2 desa lainnya jauh dari lokasi Acara Replanting Sawit, yang jarak tempuhnya sekitar 2-3 jam perjalanan.

“Kendala terberat saat ini adalah belum adanya pengesahan APBD Kabupaten Rohul yang dianulir oleh Kemendagri, karena adanya persoalan hukum yang menimpa Bupati saat itu, sehingga sampai saat ini Dana Desa belum bisa dicairkan dari RKUN ke RKUD. Semoga saja ada solusi cepat sebelum kunjungan Presiden, Dana Desa sudah bisa cair,” ungkapnya.

Dari hasil peninjauan kesiapan lokasi kunjungan PKT Dana Desa di desa tersebut, antara lain dialokasikan untuk kegiatan Drainase sebesar Rp 369.106.000. “Kesiapan pendukung lain seperti RKPDes 2018, Perdes APBDes, RAB Pekerjaan Bidang Pembangunan, pemenuhan 30% HOK untuk upah tenaga kerja pekerja sudah siap,” jelasnya.

Rencana Kegiatan Padat Karya Tuna Pembanunan Draenase ini, berukuran 180 x 0,8 x 1,4 M dan 180 x 0,7 x 0,9, dengan total upah tenaga kerja 1.024 HOK, Lama Pekerjaan 90 hari dengan sifat pekerjaan Swakelola.

“Kegiatan pendukung yang akan dilaksanakan, antara lain Bazar, Bantuan Permodalan BUMDes, Kegiatan Posyandu dan Pameran Produk BUMDes,” pungkasnya. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares