Scroll to Top

Hampir Rp1 Miliar Dana UED – SP Serai Wangi Bengkalis Raib Dibawa Maling

By Fitri Laurencia / Published on Senin, 20 Nov 2017 16:56 PM / No Comments / 155 views
Ilustrasi maling

Bengkalis, Sijoripost.com – Kelalaian dan melanggar Standar Operasi Prosedur (SOP) hingga menimbulkan kerugian hingga ratusan juta uang Pemerintah kembali terjadi, Sabtu (18/11/17) dinihari . Dana Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED – SP) Desa Serai Wangi, Kecamatan Talang Muandau, Bengkalis yang semestinya akan dibagikan kepada pemanfaat, raib digondol maling.

Peristiwa naas tersebut baru dilaporkan oleh korban Ervan Novriandi (27) warga Jalan Anggrek, RT 01, RW 01, Desa Serai Wangi, Kecamatan Talang Muandau, Bengkalis yang juga Ketua Ketua UED – SP di Desa tersebut setelah pada Jum’at (17/11/17) sekira pukul 14.30 WIB bersama Kasir bernama Riati usai menarik uang sebesar Rp934 juta dari KCP Bank Riau – Kepri Kecamatan Pinggir yang rencananya akan disalurkan ke pemanfaat. Namun sebelum hal tersebut terlaksana, uang milik Pemerintah itu telah raib terlebih dahulu.

Hal tersebut dipaparkan Kapolres Bengkalis, AKBP Abas Basuni melalui Kapolsek Pinggir, Kompol Ernis Sitinjak, Senin (20/11/17). Setelah uang diambil dan dibawa ke Kantor UED – SP di Desa Serai Wangi yang beralamat di Jalan Sutan Syarif Kasim serta dibagi kedalam amplop, ternyata waktupun telah lewat dan tidak memungkinkan akan disalurkan sekira pukul 20.00 WIB dan uang kembali dimasukkan kedalam koper merk Pollo warna hitam dan dibawa korban menuju kerumah orang tuanya di Jalan Durian, RT 02, RW 02, Desa Serai Wangi.

Setelah sampai dirumah orang tua korban yang juga membuka usaha Rumah Makan, lalu korban memasukkan koper berisi uang tunai tersebut kedalam kolong tempat tidur orang tuanya dan korban pun pulang kerumahnya. Namun sayang, malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih, Korban baru mengetahui raibnya koper itu dari tetangga orang tuanya bahwa koper itu telah raib sekira pukul 04.00 WIB Dinihari.

Baru pada Sabtu (18/11/17) sekira pukul 21.30 WIB, kejadian itu dilaporkan ke Mapolsek Pinggir dan dilaporkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).”Ya benar, peristiwa ini tengah kita dalami dengan memeriksa sejumlah saksi dan korban dengan total kerugian hamper mencapai satu milliar rupiah,”terang Kapolsek.

Terpisah, Koordinator Pendamping Desa Ekonomi Kabupaten Bengkalis, Ikhtiar saat dikonfirmasi, Senin (20/11/17) menyesalkan peristiwa tersebut. Menurutnya, peristiwa itu tidak perlu terjadi jika pengelola tidak menyimpan uang dirumah yang secara mutlak menjadi incaran orang yang tidak bertanggung jawab.”Yang kita sayangkan dan pertanyakan, kenapa uang itu kok bisa disimpan dirumah orang tua Ketua UED, ini sudah jelas – jelas pelanggaran prosedur,”tegasnya.

Saat ditanya siapa yang akan mengganti kerugian tersebut, Tiar menegaskan masih menunggu proses dari pihak kepolisian dan menunggu konfirmasi dari pihak DPMPD Bengkalis.

”Kita tunggu hasil pemeriksaan pihak yang berwajib nanti dan dalam waktu dekat kita akan turun kelapangan guna memastikan perihal hilangnya koper yang berisi uang tunai itu,”tegasnya.

Namun, dugaan dugaan berbagai pihak adanya unsur kesengajaan terkait raibnya uang ratusan juta tersebut mulai mencuat dengan minimnya barang bukti di TKP terkait aksi Pencurian dengan pemberatan itu serta melihat dan mendengar kronologis yang dipaparkan oleh korban.

riauterkini.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares