Scroll to Top

[HOAKS]Berita soal Menkeu Jual Bali Buat Bayar Utang

By Redaksi Sijoripost / Published on Senin, 13 Agu 2018 11:41 AM / No Comments / 32 views
Kementerian Keuangan menyebut telah menggelontorkan anggaran Rp60,97 triliun untuk berbagai program subsidi masyarakat hingga 31 Mei 2018. (cnn)

Jakarta, Sijoripost.com – Menteri Sri Mulyani menegaskan bahwa kabar pemerintah akan menjual Bali untuk bayar utang tidak benar atau hoaks. Menurut dia, peredaran berita tersebut sengaja dilakukan untuk menyerang pemerintah, kebijakan fiskal, dan keuangan negara secara tidak berdasar, dan untuk menyerang pribadi Menteri Keuangan RI.

Sri Mulyani pun akan menempuh jalur hukum bagi pelaku penyebar berita hoaks ini.

Berikut pernyataan lengkap yang dikutip dari akun resmi Instagram Menteri Keuangan Sri Mulyani pada Senin (13/8/2018):

“Pada bulan Oktober 2017 telah beredar berita fitnah/hoax tentang Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang seolah-olah mengeluarkan pernyataan ‘Jika Rakyat Mengijinkan Daerah Bali Kita Jual Untuk Bayar Hutang’. Link berita tersebut telah dihapus dan adminnya juga telah menghilang.

Namun demikian, sebuah akun FaceBook bernama Sandy Yah, pada tanggal 10 Agustus 2018 mengunggah screen shot berita tersebut dan mendapatkan banyak tanggapan serta share.Berita tersebut adalah FITNAH KEJI dan TIDAK BENAR!

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak untuk diperjual belikan. NKRI sejak diproklamirkan oleh Pendiri Bangsa kita, terus kita jaga kedaulatan dan kemerdekaannya dengan membangun sampai ke pelosok negeri – untuk menciptakan rakyat Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur.Itu adalah mandat konstitusi UUD 1945 yang kita jalankan secara konsisten dan penuh kesungguhan.Keuangan Negara, APBN termasuk kebijakan utang negara selalu kita jaga dengan hati-hati dan penuh tanggung jawab – Keuangan Negara, APBN dan utang negara dibahas dan disetujui oleh DPR dalam bentuk UU APBN, dan diperiksa dan diaudit oleh BPK dan dipertanggung jawabkan di depan DPR. Semua informasi, data dan kebijakan dibahas secara terbuka dan disampaikan secara transparan kepada publik melalui website Kemenkeu.Masyarakat harus semakin hati-hati dan jangan percaya kepada berita fitnah dan berita palsu serta tidak benar seperti di atas.

Peredaran berita FITNAH dan TIDAK BENAR tersebut sengaja dilakukan untuk menyerang Pemerintah, kebijakan Fiskal dan Keuangan Negara secara tidak berdasar, dan untuk menyerang pribadi Menteri Keuangan RI.Tindakan hukum bagi pembuat dan pengedar berita HOAX akan dilakukan terhadap Pemilik akun bernama Sandy Yah yang mengedarkan berita FITNAH dan TIDAK BENAR.”

liputan6

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares