Scroll to Top

Lieus Sungkharisma mengaku tak akan pernah kapok dalam membela kebenaran

By Redaksi Sijoripost / Published on Sabtu, 24 Agu 2019 22:00 PM / No Comments / 51 views

Jakarta, Sijoripost.com – Tersangka kasus dugaan makar Lieus Sungkharisma mengaku tak akan pernah kapok berurusan dengan pihak berwajib karena membela kebenaran. Lieus berpedoman segala bentuk kebenaran harus diperjuangkan, termasuk masalah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Sihab yang dicekal di Arab Saudi.

Hal ini disampaikan Lieus saat memberi sambutan di Milad ke-21 FPI di Stadion Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (24/8).

“Kami tidak boleh ada takut lagi. Jangan dipikir kami ditahan bilang makar terus kapok, enggak. Karena ini bela kebenaran,” kata Lieus.

Lieus juga mengaku sudah tidak peduli dengan hasil Pilpres 2019 yang dimenangkan pasangan calon 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Pun jika nantinya calon yang ia jagokan yaitu Prabowo Subianto jadi merapat ke Jokowi, Lieus dengan tegas menyatakan tak peduli. Lieus sendiri pernah menjabat sebagai Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019 lalu.

“Setelah dicanangkan rekonsiliasi, antara pasangan satu dan dua. Saya tidak peduli lagi. Mau makan sate, mau makan nasi goreng. Yang saya peduli imam besar harus kembali ke Indonesia,” ucapnya.

Lieus diketahui harus wajib lapor satu pekan sekali usai penangguhan penahanannya dikabulkan. Hingga kini ia berstatus tersangka kasus dugaan kasus makar.

Lieus pun sempat mendekam di rutan Polda Metro Jaya sejak 20 Mei 2019 dan ditangguhkan penahanannya pada 3 Juni 2019.

Sementara Rizieq yang saat ini masih dalam ‘pelarian’ di Makkah diketahui terjerat setidaknya dua kasus, yaitu dugaan penistaan Pancasila yang ditangani Polda Jabar dan dugaan chat mesum antara Rizieq bersama Firza Husein yang ditangani Mabes Polri.

Namun Kepolisian sudah menerbitkan surat pemberhentian penyidikan perkara (SP3) dua kasus yang menjerat Rizieq tersebut.

Menurut Lieus pihaknya kini akan terus berjuang agar Rizieq dapat segera kembali Tanah Air.

“Saya merasa kan ya kami cerita keadilan, kesejahteraan, cerita demokrasi, omong kosong. Kalau ada orang Indonesia yang umatnya jutaan di Indonesia dibiarkan terkatung-katung di luar negeri. Pemerintah wajib dengan segala kekuatannya mengembalikan ke Indonesia,” kata Lieus.

 

Cnn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares