Scroll to Top

Ngaku Umur 23 ternyata 34,Pria ini Cabuli Anak SMP di Batam berkali kali

By Redaksi Sijoripost / Published on Kamis, 16 Mei 2019 16:45 PM / No Comments / 106 views

Batam, Sijoripost.com – Kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur kembali terjadi. Kali ini korbannya berinisial As yang masih duduk di kelas VIII (2 SMP, red). Dimana, aksi pencabulan dengan pelaku Alam Saputra, 34 itu sudah terjadi beberapa kali di hotel kawasan Nagoya.

Saat ditemui di Mapolresta Barelang, Alam mengaku kenal dengan korban saat ia memberikan materi pelatihan pramuka kepada remaja di kawasan Piayu. Saat memberikan pelatihan pramuka itu, salah satu anak pramuka yang dilatih oleh Alam mengenalkan dirinya kepada As.

“Dia (korban, red) tidak sekolah di sana, dari sekolah lain cuma main di sana. Saya pembina pramuka, jadi adek-adek pramuka yang saya bina mengenalkan kepada saya,” ujarnya.

Dari perkenalan itu, komunikasi antara dirinya dengan As berlanjut melalui pesan singkat Whatsapp dan Massengger di Facebook. Dari percakapan mereka, Alam kemudian mengajak korban untuk menjalin hubungan pacaran dan disetujui oleh korban.

“Saya kenalnya mulai bulan Februari. Saya cabuli dia sudah enam kali mulai bulan April kemarin. Cabuli dia di hotel kawasan Nagoya sama di kawasan Baloi,” tuturnya.

Terkuaknya kasus pencabulan ini, bermula dari Polresta Barelang mendapatkan laporan dari pemilik usaha rental mobil yang melaporkan penggelapan. Dari laporan itu, kemudian dilakukan penyelidikan hingga didapatkan informasi posisi hotel, dimana mobi itu berada.

Kemudian, Satreskrim Polresta Barelang langsung mengamankan Alam di hotel tersebut. Ternyata dari dalam kamar itu, polisi juga menemukan As kemudian dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari pemeriksaan itu, Alam diketahui telah mencabuli korban beberapa kali.

“Hari Senin malam kemarin ditangkap jam setengah 11 di hotel bersama dengan korban. Setelah ditangkap langsung dibawa ke sini (Polresta Barelang, red) dan diperiksa,” bebernya.

Sementara itu, dari pengakuan As, ia sudah dua minggu ikut bersama dengan Alam dan tidak pernah pulang ke rumah. Dimana, selama dua minggu ini As dibawa ke hotel dan tidak pernah masuk sekolah. Selama dua minggu itu, As juga mengetahui orangtuanya sudah berusaha mencarinya dan melapor kepada pihak kepolisian.

“Saya mau ikut karena dia kenal orangtua saya dan mau menikahi saya. Dia ngaku sama saya umurnya baru 23 tahun,” ujar As.

Kasubnit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Barelang Ipda Sabiza membenarkan adanya kejadian ini. Hingga kemarin, pihaknya masih mintai keterangan dari korban maupun pelaku.

“Kita lakukan pemeriksaan dulu. Untuk barang bukti sudah kita amankan, termasuk barang bukti berupa pakaian korban dan lainnya,” ujarnya singkat.

 

 

batam.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares