Scroll to Top

Paula Modersohn-Becker google doodle hari ini, lukis diri tanpa busana

By Fitri Laurencia / Published on Kamis, 08 Feb 2018 07:10 AM / No Comments / 71 views
Google Doodle Paula Modersohn-Becker

Sijoripost.com – Laman pencarian Google hari ini Kamis (8/2/2018) menampilkan sebuah doodle seorang wanita dengan beberapa lukisan.

Sosok itu adalah Paula Modersohn-Becker. Ia merupakan seorang pelukis terkenal yang berasal dari Jerman ini lahir tahun 1876. Hari ini ia berulang tahun yang ke 142 tahun.

Dalam Google doodle hari ini digambarkan gaya artistik Paula Modersohn-Becker dalam melukis. Google memuat lukisan-lukisan yang menggambarkan hal-hal sederhana yang bernilai seni tinggi.

Inilah yang perlu Anda ketahui tentang kehidupan dan kematian tragisnya.

Paula Modersohn-Becker lahir pada tahun 1876 dan meninggal di tahun 1907, menikah dengan Otto Modersohn, seorang akademisi pelukis yang berusia 10 tahun lebih tua darinya.

Seperti Picasso dan Matisse, lukisan karya Paula memperkenalkan dunia di saat itu dengan konsep modernisme, sebuah ide baru yang menggerus berbagai metode tradisional di masa lalu.

Karya-karyanya menjadi saksi keberaniannya, ketegasannya, dan ambisinya.

Ia mencapai puncak kreatif di masa karir pendeknya pada 1906, di mana pada tahun itu saja dia menghasilkan lebih dari 80 lukisan.

Bakat melukis Paula Modersohn-Becker sudah muncul semenjak dirinya berkunjung ke kediaman bibinya di London. Dikota tersebutlah, ia mulai belajar menggambar di St John’s Wood Art School.

Untuk membiayai kuliahnya, ia pun menjadi guru lukis bagi pihak yang ingin belajar, dan pada usia ke-22 ia memutuskan untuk pindah ke Worpswede, Bremen.

Di sanalah ia bertemu dengan suaminya, Otto Modersohn, yang kemudian dinikahinya pada 1901.

Ingin mengejar ambisinya sebagai pelukis andal, ia pun memutuskan untuk menghabiskan waktu di Paris, tinggal terpisah dari pasangannya.

Mencapai puncak karirnya pada 1906, Paula memutuskan untuk kembali ke suaminya dan pasangan itupun memiliki anak pertamanya yang diberi nama Mathilde, pada 2 November.

Sayang, 19 hari kemudian, Paula mengeluhkan sakit kaki setelah melahirkan, dan disarankan oleh dokter untuk tetap di tempat tidur.

Lukisan tanpa busana

Paula merupakan sosok pelukis Jerman yang dikenal dengan satu karyanya yang terkenal yakni lukisan diri tanpa busana.

Dia berdiri di sana, tanpa busana di pinggang, seorang wanita muda dengan mata cokelat besar.

Rambut pirangnya terbelah di tengah dan disapu menjadi sanggul, sementara kepalanya dipegang di satu sisi seperti burung kenari hitam yang bingung.

Matanya sejajar dengan penonton, karena sang seniman telah menggambarkan dirinya seukuran dirinya, seolah melukis bayangannya di cermin.

Senyumnya penuh percaya diri.

Rok kain putih diikat longgar di pinggulnya saat dia mencengkeramnya, ternyata, perutnya yang sedang hamil dengan tangannya.

Dikutip dari Independent, pelukis muda muda Paula Modersohn-Becker melukis ini, salah satu potret dirinya yang paling halus dan emosional.

Lukisan ini dibuat pada saat ulang tahun pernikahannya yang keenam, seperti yang ditulisnya dalam cat hijau zaitun di sudut kanan bawah kanvas.

Dia telah menandatanganinya “PB”, yakni dengana nama Paula Becker, nama gadisnya, meninggalkan nama Modersohn, yang telah dia dapatkan saat menikah.

Paula Modersohn-Becker berumur 30 tahun saat dia melukis potret diri ini pada tanggal 25 Mei 1906.

Dia baru saja meninggalkan ibunya dari Jerman untuk tinggal dan bekerja di Paris.

Apa yang luar biasa dari langkah ini adalah, pada saat itu, dia menikah dengan Otto Modersohn, seorang pelukis akademis yang berusia 10 tahun lebih tua darinya, yang dia temui saat tinggal di koloni seorang seniman di Worpswede, di daerah utara di Jerman utara, dekat Bremen.

Lukisan tanpa busana, Paula Modersohn-Becker melukis merupakan sebuah deklarasi pembebasan.

Kebebasan itulah yang dirasakannya saat itu, bebas dari ikatan dan tugas pernikahan

Lukisan yang menggambarkan sedang hamil, akan tetapi sebenarnya ia tidak sedang mengandung dalam lukisan itu.

Lukisan diri tanpa busana ini merupakan metafora untuk diri Paula Modersohn-Becker sebagai seniman muda.

Perempuan yang untuk pertama kalinya bisa menciptakan dan melukis secara bebas sesuai dengan keinginannya.

tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares