Scroll to Top

Pemprof Riau ikat pinggang kencang kencang, pasalnya 70% hasil DBH tunda salur dari pusat

By Redaksi Sijoripost / Published on Minggu, 05 Agu 2018 22:27 PM / No Comments / 37 views
Sekda Pemprov Riau Ahmad Hijazi

Pekanbaru, Sijoripost.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau ‘mengikat pinggang’ kencang-kencang. Pasalnya 70 persen atau Rp360 miliar Dana Bagi Hasil (DBH) Riau mengalami tunda salur oleh pemerintah pusat.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi kepada CAKAPLAH.com, Ahad (5/8/2018) di Pekanbaru.

“70 persen DBH kita tunda salur tahun lalu. Kalau tahun 2018 tunda salur, paling kurang itu ada Rp520 miliar. Itu kalau tidak ditransfer pusat,” katanya.

Menurut itu baru dengan perhitungan harga minyak USD 45 per barel. Sedangkan sekarang harga minyak dunia sudah USD 70 per barel.

“Bisa kita bayangkan berapa yang belum ditransfer pusat ke kita. Kalau itu ditransfer dan diikuti oleh Peraturan Menteri Keuangannya (PMK), maka itu akan cukup signifikan mendongkrak keuangan kita. Tapi itu bergerak cukup dinamis,” ungkapnya.

Karena itu, lanjut Ahmad Hijazi, Pemprov Riau terus bolak balik ke Jakarta meminta kepastian kapan DBH yang tunda salur itu dapat ditransfer pusat.

“Tapi itu dia, lagi-lagi kita belum mendapat kepastian dari pusat karena PMK nya belum terbit. Kemarin saya rapat dengan Direktur Perimbangan Kemendagri, diperkirakan PMK itu tiga minggu lagi baru terbit,” paparnya.

“Kalau tiga minggu PMK baru terbit, bagaimana mungkin sekarang kita menjustifikasi angka, dasarnya itu tidak hanya bisa dihitung, tapi juga regulasi PMK,” tukasnya.

cakaplah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares