Scroll to Top

Pohon beringin roboh timpa makam Raja Rambah

By Fitri Laurencia / Published on Jumat, 12 Jan 2018 19:43 PM / No Comments / 60 views

Pasir Pangaraian, Sijoripost.comPohon beringin besar di Makam Raja-Raja Rambah roboh dan menimpa makam dibawahnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan (Dispar‎bud) Drs Yusmar, M.Si mengaku, pihaknya baru mendengar kabar robohnyapohon di desa Rambah, kecamatan Rambah Hilir itu, Kamis (11/1/2018) Sore.

Mendapat kabar dirinya langsung bergegas ke makam untuk melihat kondisinya.

Sesampainya disana, ia melihat sebahagian makan tertutup batang pohon yang tumbang.

Diakuinya, sementara ini pihaknya tidak bisa melakukan pemotongan dahan dan pembersihan.

Pasalnya, makam raja-raja Rambah ini merupakan situs sejarah di bawah naungan pihak Balai Pelestarian cagar Budaya Batu Sangkar, Wilayah Sumatra barat.

“Sudah kita laporkan baik secara tertulis melalui surat resmi dan via telepon, ‎ dan saat ini kita masih menunggu langkah apa yang akan dilakukan oleh pihak Cagar budaya, karena itu kita tidak bisa melakukan apa-apa,” katanya, Jumat (12/1/2018).

Lebih lanjut dijelaskanya, tujuan pihaknya melaporkan kepada pihak cagar budaya batu Sangkar , dikarnakan karena Situs tersebut, merupakan salah satu cagar budaya yang dilindungi dimana, ‎ lokasi tersebut, memerlukan izin dari balai untuk melakukan sesuatu, kalau tidak ada izin pihaknya tidak bisa melakukan sesuatu.

Bukan hanya itu saja, terkait tumbangnya pohon beringin di makam raja Rambah, sudah dilaporkan kepada pimpinannya yakni Wakil Bupati Rohul, H. Sukiman.

“Beliau langsung merespon dan segera tindak lanjuti se‎suai dengan aturan, pokoknya jaga selalu situs peninggalan itu, kata pak Wabup,” imbuhnya.

‎Yusmar juga menjelaskan, jika sudah mendapat balasan surat dari Balai Pelestarian Cagar Budaya batu Sangkar, pihaknya akan segera melakukan, apa yang diintruksikan oleh pihak Balai.

‎Sementara, salah satu warga setempat Deri mengaku, sebelum tumbangnnya pohan beringin tersebut, ada api yang disekitaran makam, dan setelah itu sebahagian pohontumbang.

“Sepertinya ada seseorang yang mencoba mengusik atau membakar diarea makam, namun kita tidak siapa pelakunya,” imbuhnya.

Deri berharap, Dinas ‎terkait bisa segera melakukan pembersihan di area makam raja-raja Rambah ini, karena akan menganggu peziarah yang hendak melakukan ziarah kubur di makam raja-raja Rambah ini.

“Semoga saja cepat dilakukan pembersihan, karena sebagaian makam ada yang tertimpa dahan kayu yang tumbang,” tutupnya.

tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares