Scroll to Top

PT SRL Dilaporkan Warga ke Polres Kepulauan Meranti

By Fitri Laurencia / Published on Selasa, 19 Des 2017 17:36 PM / No Comments / 40 views

Selat Panjang, Sijoripost.com – Ramli, warga Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang melaporkan PT Sumatera Riang Lestari (SRL) ke Mapolres Kepulauan Meranti.

Laporan ini kata Ramli disampaikan ke Mapolres Kepulauan Meranti pada Senin (18/12/2017) kemarin.

Ramli menuding, PT SRL telah merusak tanaman karetnya yang memasuki usia 6 tahun saat perusahaan yang bergerak di sektor hutan tanaman industri (HTI) tersebut membangun kanal.

“Tanaman karet saya ada yang tumbang, patah dan ada pula yang tercabut akibat pembangunan kanal. Tanaman karet yang dirusak mencapai 1.939 ribu batang, belum sempat saya sadap sudah dirusak,” ujar Ramli, Selasa (19/12/2017).

Ribuan batang tanaman karet yang rusak tersebut kata Ramli, ia tanam di lahan seluas 1,7 hektare.

“Jadi kanal PT SRL itu membelah lahan saya, kalau saya itung luas kebun saya yang rusak mencapai 1,7 hektare dari 10 hektare yang saya tanami,” ujarnya.

Akibat kerusakan yang ditimbulkan oleh PT SRL, Ramli mengaku mengalami kerugian Rp 503 juta lebih.

“Sebab ribuan tanaman karet tersebut sudah memasuki masa panen, sudah berusia 6 tahun. Jika panen, ribuan batang tanaman karet yang rusak itu bisa menghasilkan 200 kilogram getah karet per hari,” ungkap Ramli.

Ramli juga mengaku heran lantaran sebagian tanah yang ia dapatkan melalui kelompok tani Usaha Bersama sejak 1994 lalu diklaim masuk konsesi PT SRL.

“Dari 10 hektare yang saya kelola, 1,7 hektare lainnya diklaim masuk konsesi,” ujarnya.

Padahal, PT SRL baru mengantongi izin operasi pada 2009 lalu.

“15 tahun sebelum izin mereka ada, saya sudah mengelola lahan itu,” ujar Ramli.

tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares