Scroll to Top

Ribuan Pekerja Kembali Beraktivitas

By Fitri Laurencia / Published on Kamis, 26 Okt 2017 15:43 PM / No Comments / 204 views

Pangkalan Kerinci, Sijoripost.com – Pertemuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LKH) dengan manajemen PT RAPP, Selasa (24/10) lalu, menyenangkan semua pihak. Kementerian pimpinan Siti Nurbaya itu senang karena PT RAPP akan memperbaiki Rencana Kerja Usaha (RKU). Bahkan lebih cepat sebelum tanggal 30 Oktober.

Kementerian LHK pun sudah memberi jaminan kelangsungan bisnis perusahaan di bawah bendera APRIL Group (The Asia Pacific Resources International Holding’s Ltd.) itu. Head of Corporate Communications RAPP Djarot Handoko pun menyampaikan terima kasih kepada Kementerian LHK.

“Khususnya Pak Sekjen KLHK Bambang Hendroyono,” ujar Djarot di Pangkalankerinci, Kamis (26/10).

Dikatakan Djarot, pihaknya yang menghentikan operasional dan merumahkan ribuan karyawan per 18 Oktober lalu pun sudah bisa beroperasi lagi seperti semula, terhitung Rabu (25/10). Djarot juga mengatakan, manajemen RAPP menyampaikan ucapan terima kasih atas perjuangan serikat pekerja dan serikat buruh, karyawan serta pekerja.

“Khususnya 200 perusahaan anak kontraktor RAPP yang menyambut baik keputusan ibu Menteri Siti Nurbaya. Sehingga kepastian ini membuat manajemen RAPP bergairah lagi. Dengan demikian, maka puluhan ribu karyawan dan pekerja RAPP bisa mengantungkan hidupnya kembali bekerja di RAPP,” paparnya.

Selain itu, sambung Djarot, manajemen RAPP akan terus berkonsultasi terkait penyempurnaan RKU dengan KLHK hingga batas waktu yang telah ditentukan. Di mana dalam pertemuan tersebut, RAPP juga telah menyampaikan potensi-potensi kendala untuk memperoleh solusi. Pihaknya sudah memahami penyampaian dari KLHK dan berkomitmen akan menyempurnakan RKU sebagai salah satu acuan kerja untuk mengarap lahan.

“Saat ini kami sedang fokus melakukan proses revisi RKU yang ditunggu KLHK hingga 30 Oktober mendatang sesuai dengan ketentuan dan kesepakatan yang berlaku. Bahkan, kami juga berkomitmen menjadi offtaker (pelaksana, red) perhutanan sosial di sekitar areal izin yang ada yang nantinya dapat menjadi sumber bahan baku bagi industri RAPP,” ujarnya.

Sementara itu Suseno salah seorang pekerja pembibitan di areal KCN RAPP mengaku gembira dengan kembali beroperasinya RAPP. Dengan demikian, maka dirinya bisa kembali bekerja untuk mencari nafkah guna memenuhi keperluan hidup.

“Alhamdulillah, mulai pagi tadi (kemarin, red) saya kembali menjalankan aktivitas pekerjaan pembibitan akasia di KCN RAPP,” bebernya.

Dituturkannya, sejak sepekan terakhir dia tidak bekerja. Kekhawatiran hidup pun mulai dihadapinya. Pasalnya dia harus membayar kontrakan rumah, sepeda motor dan biaya pendidikan anaknya. Saat ini anaknya duduk di kelas dua SD. Meski sejak sepekan terakhir dia mencoba mencari pekerjaan lain, namun tidak ada pekerjaan yang didapatnya karena berpendidikan rendah.

“Alhamdulillah dengan kembali beroperasinya RAPP ini, hari ini (kemarin, red) saya sudah mulai bekerja. Saya kembali bersemangat menafkahi keluarga saya,” ujarnya.

Dengan bekerja di RAPP, dia mendapat upah setiap bulannya Rp 4 juta. Cukup untuk keperluan hidup.

“Saya berharap RAPP tidak kembali mengalami permasalahan sehingga sangat berdampak terhadap nasib ribuan pekerjanya yang menggantungkan hidupnya dari perusahaan ini,” sebutnya.

Pantauan Riau Pos di lapangan, jalan Lintas Timur Kecamatan Pangkalankerinci yang sempat sepi kembali mulai padat aktifitas truk pengangkut kayu akasia RAPP.

Meski belum seramai hari sebelum berhentinya operasi RAPP, namun belasan truk pengangkut kayu akasia tersebut terlihat mengantre masuk ke dalam pos I RAPP untuk membawa suplai bakan baku kertas ke perusahaan tersebut.

riaupos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares