Scroll to Top

SAH! Gojek beroperasi di Malasyia

By Redaksi Sijoripost / Published on Kamis, 22 Agu 2019 12:20 PM / No Comments / 128 views

Malaysia, Sijoripost.com – Kabinet pemerintahan Malaysia memberi lampu hijau bagi Gojek untuk beroperasi di Malaysia untuk transportasi roda dua atau ojek online.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pengembangan Wirausaha Datuk Seri Mohd Redzuan Yusof seperti dilansir The Star Online, Rabu (21/8/2019).

Redzuan mengatakan bahwa proposal Gojek dibahas cukup panjang dalam rapat kabinet pemerintahan Mahathir Mohamad hari ini di Putra Jaya.

“Kabinet pada prinsipnya telah menyetujui layanan Gojek ini untuk diimplementasikan.”

“Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Transportasi telah diminta untuk bekerja bersama dan membahas hukum apa yang perlu diubah atau dibuat untuk memungkinkan layanan ini diimplementasikan di negara ini,” katanya usai rapat.

Redzuan juga menekankan bahwa pemerintah harus memastikan pentingnya pelayanan dilaksanakan sesuai dengan undang-undang yang ada serta memastikan keamanan transportasi ini.

“Kami ingin memastikan apa pun yang kami terapkan untuk mengembangkan ekonomi kaum muda kami tidak melanggar hukum,” katanya dalam laporan itu.

Menteri Pemuda dan Olahraga Syed Saddiq Abdul Rahman juga mengumumkan hasil baik tersebut.

Saddiq mengucapkan terima kasih kepada Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad dan Menteri Transportasi Anthony Loke untuk dukungan mereka.

“Kami tulus ingin memastikan bahwa motor mendapatkan peluang kerja, yang jumlahnya puluhan ribu, sementara pada saat yang sama, dapat membantu para paman dan bibi vendor yang menjalankan bisnis mereka dengan menjual produk mereka melalui layanan seperti Gojek,” katanya.

“Ini juga untuk membantu wirausahawan muda, dengan Gojek, akan dapat menjual produk mereka melalui layanan tersebut,” katanya dalam video di Twitternya.

Syed Saddiq menambahkan bagaimana pengenalan layanan perjalanan ini juga bisa membantu dilema jarak jauh, saat seseorang ingin mencapai hub atau stasiun transportasi umum dengan biaya rendah tanpa harus melalui kemacetan lalulintas.

Senin lalu, CEO Gojek Indonesia Nadiem Makarim bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad untuk membahas proposal itu.

Hadir dalam pertemuan itu Syed Saddiq dan Menteri Transportasi Anthony Loke.

Loke mengatakan bahwa tugasnya sebagai menteri transportasi adalah untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sementara pekerjaan Syed Saddiq adalah untuk menciptakan peluang kerja bagi kaum muda..

Tahun lalu, Loke mengatakan bahwa Putrajaya tidak berencana untuk melegalkan layanan ojek online ini di jalan-jalan Malaysia.

Dia mengatakan kepada Dewan Rakyat bahwa pemerintah merasa layanan ojek online ini tidak cocok di Malaysia karena tingginya tingkat kecelakaan di jalan yang melibatkan sepeda motor.

Gojek berambisi untuk berambisi melebarkan sayapnya di kawasan Asia Tenggara. Selain Malaysia, Gojek sudah beroperasi di Vietnam, Singapura (khusus mobil) , Thailand, dan dalam waktu dekat juga Filipina.

Seperti diberitakan.kemarin, Menteri Pemuda dan Olahraga Syed Saddiq Syed Abdul Rahman membawa proposal Gojek ini ke rapat kabinet setelah pertemuan Nadiem Makarim dengan Perdana Menteri Mahathir Mohamad dan Menteri Transportasi Anthony Loke, Senin.

Syed Saddiq mengatakan transportasi sepeda motor akan menciptakan ratusan ribu pekerjaan bagi pemilik sepeda motor, terutama anak-anak muda Malaysia yang membutuhkan pekerjaan.

“Kelompok pengendara motor ingin pekerjaan dan penghidupan, bukan hanya untuk program balap,” kata menteri termuyda pemerintahan Mahathir itu.

“Mereka wajib dibela. Jangan perumit sumbangan mereka kepada negara.”

Sebenarnya, ojek motor bukan hal baru di Malaysia karena pada November 2016 sudah ada startup lokal Dego Ride meluncurkan layanan seperti ini.

Namun pemerintah melarang operasional perusahaan itu pada Februari 2017 dengan alasan tidak aman, kecuali hanya pemerintahan negara bagian Johor yang masih memberlakukannya.

Larangan itu masih diberlakukan oleh rezim koalisi Pekatan Harapan yang dipimpin Mahathir yang memenangkan Pemilu 2018 hingga saat ini.

Namun, sepertinya Naqdiem berhasil meyakinkan Mahathir bahwa Gojek memiliki standar keselamatan dan keamanan yang tinggi serta jaminan kepada pengemudi dan penumpangnya seperti di Indonesia.

Syed Saddiq mengklarifikasi bahwa industri sepeda motor tidak akan dimonopoli oleh Gojek.

“Ini bukan hanya untuk Gojek. Kami lupa bahwa kami memiliki seorang warga Malaysia yang paling berbakat menjalankan Dego Ride di Johor, yang mempekerjakan ribuan pengendara,” katanya seperti dilansir TribunBatam.id dari Star Online.

“Para pengendara menikmatinya, mereka dibayar dengan layak dan Dego Ride adalah media transportasi alternatif yang baik,” tambahnya.

Menteri Transportasi Anthony Loke mengatakan, kementerian yang dipimpinnya akan melakukan studi tentang transportasi sepeda motor ini jika usulan Syed Saddiq disetujui oleh Kabinet.

“Tentu saja menteri pemuda datang dari sudut pandang pemuda dan penciptaan lapangan kerja. Kami melihatnya dari aspek keselamatan dan operasional,” katanya.

“Pandangannya akan dipertimbangkan, tetapi kita harus melihat proposal ini lebih serius,” katanya, menurut Star.

Loke juga meyakinkan bahwa pemerintah tidak akan mengizinkan monopoli layanan transportasi online ini.

“Itu harus terbuka untuk semua dan perusahaan swasta lainnya dipersilakan untuk mengoperasikan layanan naik kendaraan di sini,” katanya kepada wartawan.

Malaysia sendiri sebenarnya memiliki perusahaan startup transportasi online, yakni Grab, yang juga beroperasi di Indonesia, namun hanya untuk angkutan mobil.

Dua perusahaan ini kini bersaing di kawasan Asia Tenggara karena sudah beroperasi di Singapura untuk transportasi roda empat dan dalam waktu dekat juga disebut-sebut akan ekspansi ke Vietnam dan Filipina.

Gojek yang juga melayani layanan pengiriman (Go-send) dan order makanan (Go-food) juga akan meramaikan persaingan di Malaysia jika beroperasi karena di negeri jiran itu sudah ada FoodPanda untuk layanan pengiriman makanan.

 

tribunbatam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares