Scroll to Top

Satpol PP minta pedagang pasar pagi Arengka bongkar sendiri lapaknya

By Fitri Laurencia / Published on Selasa, 06 Mar 2018 13:35 PM / No Comments / 75 views
Satpol PP kota Pekanbaru bersama instansi terkait memberikan surat peringatan kepada pedagang Pasar Pagi Arengka.

Pekanbaru, Sijoripost.com – Aparat Satpol PP Kota Pekanbaru bersama instansi terkait memberikan surat peringatan kepada para pedagang di Pasar Pagi Arengka, Pekanbaru, Selasa (6/3/2018).

Dalam surat edaran tersebut, pemerintah kota memberikan  batas akhir pada hari ini agar para pedagang dapat membongkar sendiri lapak maupun bangunannya karena akan ada pembangunan fly over dikawasan tersebut.

Bila hari ini tidak dibongkar, maka keesokan harinya tim gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP Provinsi, Dinas PUPR Provinsi Riau serta intansi terkait lainnya akan membongkar paksa.

Sebelumnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru akan melakukan inventarisasi pedagang yang berjualan di Pasar Pagi Arengka.

Pendataan ini dilakukan menyusul akan dibangunnya flyover atau jembatan layang di kawasan tersebut.

“Akibat pembangunan flyover itu tentu akan berdampak terhadap pedagang di pasar pagi arengka. Ini yang akan kita lakukan inventarisasi para pedagang yang berjualan di pasar pagi Arengka,” kata Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, Kamis (1/3/2018).

Pihaknya akan memastikan berapa sebenarnya jumlah pedagang yang akan direlokasi akibat terkena dampak pembangunan flyover.

Namun saat disinggung kemana pedagang tersebut nanti akan direlokasi, Ingot mengaku belum bisa memastikan dimana lokasinya.

Namun, relokasi pedagang harus dilakukan, sebab pembangunan flyover sebentar lagi akan mulai dikerjakan.

“Tidak hanya pedagang yang akan kita relokasi, tapi ada beberapa fasilitas lainnya seperti Lampu Penerangan Jalan Umum, traffic lihgth, pohon lindung, dan pagar yang juga akan dibongkar,” pungkasnya.

tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares