Scroll to Top

Seminar Kesehatan IJN Menghadirkan 2 Dokter Jantung sekaligus

By Redaksi Sijoripost / Published on Minggu, 14 Jul 2019 16:09 PM / No Comments / 94 views

Pekanbaru, Sijoripost.com – Institute Jantung Negara (IJN) Malaysia kantor Pekanbaru kembali mengadakan seminar kesehatan jantung di disebuah Hotel di Pekanbaru, Jumat (12/7/2019) malam.

Dalam seminar kali ini, Sesuai permintaan pasien dalam seminar sebelumnya, IJN menghadirkan dua dokter jantung dari IJN, dr Ahmad Farhan Abdul Hamid dan dr Hasri Samion selaku senior consultant pediatric and head jadi narasumbernya.

Muhammad Hizami Aizat selaku Country Manager Marketing and Medical Tourism IJN menyatakan, IJN siap membantu masyarakat Riau jika ada masalah jantung. IJN memiliki 140 dokter spesialis jantung dan mampu menangani 4 juta pasien dari berbagai penjuru dunia. Termasuk Indonesia.

“Di IJN kami memang khusus hanya untuk membantu pasien jantung dan paru-paru saja. Kami juga bisa memberikan pelayanan perawatan kepada sakit jantung mulai dari dewasa hingga anak-anak,” kata Muhammad Hizami yang dikutip dari Tribunpekanbaru.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya juga sudah bekerjasama dengan Bank Mandiri.

Sehingga pasien yang berobat tidak perlu lagi bawa uang dan mengganti mata uang.

Namun bisa langsung dimasukkan ke Bank Mandiri dan penggantiannya lebih menguntungkan pasien serta dalam satu hari sudah sampai.

“Sehingga pasien tinggal berangkat aja, tak perlu lagi bawa uang dan menukarkannya. Karena langsung ditukar otomatis di Bank Mandiri yang lebih banyak menguntungkan pasien,” ulasnya

Manager Wilayah Riau Marketing and Medical Tourism, Yusnan Ozora mengatakan, sejak efektifnya perwakilan Riau, pihaknya sudah mengirimkan sebanyak 10 sampai 15 pasien dari Riau setiap bulan.

“Adanya kantor perwakilan di Riau adalah sebagai tempat kita melayani dan menfasilitasi pasien yang akan berangkat ke IJN, sehingga lebih mudah,” imbuhnya.

Sementara itu, dr Ahmad Farhan Abdul Hamid dalam pemaparannya menyampaikan, bahwa hampir setiap orang memiliki risiko terkena serangan jantung.

Karena itu, banyak hal yang harus diketahui untuk mengantisipasi hal itu agar tidak terjadi.

“Salah satunya adalah dengan mengubah pola hidup dari sekarang, dengan cara yang sehat. Sehingga terus mengurangi risiko penyakit jantung,” kata dr Ahmad dalam materinya.

Ia juga mengatakan, pencegahan dini harus dilakukan, karena potensi penyakit jantung yang mematikan tersebut akan terus jadi momok ketika orang tidak menyadari dari awal.

Sementara itu, dr Hasri mengatakan, selain resiko serangan jantung karena pola hidup, juga ada penyakit jantung bawaan, yang juga dilayani pihaknya di IJN.

“Kita juga punya tim khusus untuk penyakit jantung bawaan ini,” tuturnya.(spc1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares