Scroll to Top

Susi pernah gunakan mikropon Garuda ucapkan selamat Hari Kartini

By Redaksi Sijoripost / Published on Kamis, 30 Agu 2018 14:47 PM / No Comments / 109 views

Jakarta, Sijoripost.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pernah menggunakan mikrofon atau Public Address System saat memberikan ucapan selamat Hari Kartini kepada penumpang pesawat Garuda Indonesia pada 21 April 2018. Senior Manager Public Relations Garuda Indonesia, Ikhsan Rosan menjelaskan bahwa Garuda yang meminta Susi Pudjiastuti untuk memberikan sambutan sekitar 2 menit di kabin pesawat saat Hari Kartini tersebut.

Ikhsan menjelaskan Susi Pudjiastuti, sebagai sosok perempuan yang dianggap sangat menginspirasi diundang secara khusus oleh Garuda sebagai official untuk penerbangan ke Jogjakarta dalam rangka merayakan perhelatan tersebut.

“Sebelum penerbangan, ibu Menteri Susi Pudjiastuti diberikan instruksi oleh Garuda untuk memberikan sambutan Hari Kartini di dalam pesawat kepada penumpang,” kata Ikhsan kepada Tempo, Kamis, 30 Agustus 2018.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa penumpang di penerbangan tersebut sangat antusias dengan sambutan Susi Pudjiastuti. Adapun seluruh kru pesawat, yang terdiri dari pilot, co-pilot dan awak kabin adalah perempuan.

Ikhsan mengatakan penggunaan mikrofon atau PAS, idealnya digunakan oleh pihak yang mempunyai otoritas. Namun karena Susi diundang Garuda untuk merayakan Hari Kartini, dia otomatis memiliki otoritas tersebut. “Pengaturan mengenai safety adalah segalanya bagi maskapai,” kata dia. Untuk itu, kedepannya penggunaan PAS akan menjadi perhatian.

Ia meminta agar penggunaan PAS tidak dipermasahkan. Sebelumnya ada pula penumpang yang melamar kekasihnya menggunakan mikrofon.

Adapun Neno Warisman menggunakan PAS menyampaikan permohonan maaf atas insiden penolakan gerakan #2019GantiPresiden yang terjadi di Pekanbaru. Akibatnya, sejumlah pihak mengkritik aksi Neno. Manajemen maskapai penerbangan Lion Air pun menjatuhi hukuman dari dua pilot dan lima awak kabin yang berada di penerbangan tersebut.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Penerbangan Indonesia atau Inaca Tengku Burhanuddin berpendapat penggunaan mikrofon oleh penumpang diperbolehkan. Syaratnya adalah mendapat izin kapten pilot atau pilot in command dan tidak bersinggungan dengan politik serta mengancam keselamatan.

“Kalau sesuatu berakibat politik atau apa, itu tidak boleh. Tetapi kalau seandainya tidak ada hubungan politisasi dan tidak mengancam keselamatan enggak apa-apa,” kata Tengku usai pembukaan Indonesia Business & Charter Aviation Summit 2018 di Jakarta.

Tempo
Tag:
loading...
|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares