Scroll to Top

Tamu Simposium Sagu International ke IV asal Papua terkagum-kagum lihat olahan Sagu Meranti

By Redaksi Sijoripost / Published on Rabu, 08 Agu 2018 20:30 PM / No Comments / 45 views

Pekanbaru, Sijoripost.com – Sejumlah tamu Simposium Sagu International ke IV terkagum-kagum saat menyaksikan pengolahan sagu masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Jika di daerah mereka sagu diolah dengan cara tradisonal, di Meranti pengolahan sagu sudah menggunakan mesin.

Dorce misalnya, Kasi Pengembangan Panganan Lokal Provinsi Papua Barat ini mengaku takjub begitu melihat pengolahan sagu di Meranti.

Menurutnya, jika Papua Barat mengadopsi sistem pengolahan sagu seperti di Meranti, ia menjamin Papua Barat akan menjadi produsen sagu di dunia.

“Potensi sagu di Papua Barat sangat besar, namun pengolahannya masih sangat tradisional. Jika sistem pengolah sagu di sana seperti Meranti, saya yakin Papua dan Papua Barat bisa menjadi produsen sagu terbesar di dunia,” ujar Dorce saat melihat pabrik sagu di Desa Sungai Tohor, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Rabu (8/8/2018).

Tidak hanya Dorce, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Jayapura, Papua, Louis juga mengaku akan mengadopsi pengolahan sagu Meranti ke Jayapura.

Menurut Louis, potensi sagu di Jayapura hampir mencapai 35 ribu hektare.

Lahan sagu seluas itu kata dia bukan dibudidayakan seperti di Meranti, namun tumbuh dengan alami.

“Kami tidak menanam sagu, tinggal tebang saja. Sebab, sagu sudah tumbuh sendiri,” ujar Louis.

Namun, pengolahan sagu di Meranti masih sangat minim.

Masyarakat Jayapura belum mengetahui jika sagu bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan.

“Kami hanya mengolah sagu menjadi Papeda, saya takjub dengan Meranti yang bisa menciptakan sagu menjadi berbagai macam olahan,” ujar Louis yang mengaku membeli gula bubuk sagu untuk oleh-oleh.

tribunpekanbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares