Scroll to Top

Tanggapi keluhan warga terkait kelangkaan LPG 3kg, Komisi II DPRD Siak sambangi Kementrian ESDM dan Pertamina

By Redaksi Sijoripost / Published on Kamis, 11 Jul 2019 00:10 AM / No Comments / 1544 views
KUNJUNGAN: Jajaran anggota Komisi II DPRD Siak melakukan kunjungan ke Kementerian ESDM akhir Juni lalu. Mereka meminta penambahan kuota gas elpiji bagi masyarakat kurang mampu

Siak, Sijoripost.com – Merespon keluhan masyarakat Siak yang mengalami kekurangan dan kelangkaan gas LPG 3 kg, Sejumlah anggota Komisi II DPRD Kabupaten Siak, Provinsi Riau mengunjungi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta beberapa waktu lalu.

Tanpa basa basi dan dikarenakan urusan yang sangat mendesak dari masyarakat Siak, Sujarwo mengemukakan secara langsung permasalahan terkait kelangkaan tabung gas LPG 3 kg di Kab. Siak.

“Selama ini kerap kami dengar keluhan masyarakat terkait seringnya terjadi kelangkaan tabung gas LPG 3 kilogram. Oleh sebab itu, kami selaku “Wakil Rakyat” berusaha untuk meminta tambahan kuota tabung gas LPG 3 Kilogram,” papar Sujarwo.

“Alhamdulillah, hasil pertemuan kita dengan Kementererian ESDM, kuota gas elpiji 3 kg akhirnya ditambah oleh mereka 11.800 ton selama setahun,” kata anggota Komisi II DPRD Siak Sujarwo dalam keterangannya akhir Juni lalu

Sujarwo yang hadir bersama beberapa anggota Komisi II lainnya, mengatakan, dengan ditambahnya kuota ini diharapkan kelangkaan elpiji 3 kg ini tidak kembali terjadi lagi. Menurutnya apa yang dilakukan sebagai upaya merespon langsung keluhan masyarakat Siak soal kebutuhan pokok.

Legislator asal Kecamatan Mempura itu juga mengatakan, pihak Kementerian ESDM meminta pemerintah daerah dalam hal ini dinas terkait untuk melakukan pengawasan bagi pengguna gas elpiji 3 kg. Dengan demikian lanjutnya, upaya pendistribusian elpiji ke keluarga kurang mampu betul-betul teralisasi dengan baik.

“Agar tepat sasaran, Kita juga akan terus melakukan pengawasan dalam pendistribusiannya, agar yang menggunakan tabung gas LPG 3 kilogram ini benar-benar masyarakat yang berhak menggunakannya, seperti masyarakat kurang mampu, usaha kecil, nelayan, dan lain-lain,” sahutnya

Sujarwo juga mengatakan, tambahan kuota tersebut saat ini sudah mulai didistribusikan ke Kabupaten Siak. Dengan tambahan kuota itu diharapkan kelangkaan selama ini bisa teratasi.

“Kemudian, pihak Kementerian juga berpesan, agar pihak pangkalan menjual gas elpiji tersebut sesuai HET yang telah ditentukan. Jangan sampai menjual di atas harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” tegasnya

Pertemuan dengan Pertamina Riau

Sejumlah anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak mendatangi Kantor PT Pertamina (Persero) Provinsi Riau di Kota Pekanbaru,Kamis (11/07/2019) siang.

Kedatangan anggota Komisi II DPRD Siak bersama Kepala Disdagperin Siak H Wan Ibrahim ST MT yang membenarkan jika pasokan tabung gas LPG 3 kilogram untuk masyarakat Kabupaten Siak masih dirasakan kurang, sehingga perlu adanya penambahan kuota.

“Pertemuan kami dengan pihak PT Pertamina ini, merupakan tindaklanjut dari pertemuan kami sebelumnya dengan Kementerian ESDM dalam hal upaya penambahan kuota gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Siak. Ke depan kami berharap penyaluran gas LPG 3 Kg ini benar-benar tepat sasaran, adapun bagi pengusaha (pabrik, red) dan rumah makan kami sarankan agar mereka tidak menggunakan gas LPG 3 Kg, melainkan menggunakan tabung gas LPG warna pink yang 5 Kg,” terang Wan Ibrahim.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares