Scroll to Top

Warga Inhu tewas di sambar petir

By Redaksi Sijoripost / Published on Sabtu, 03 Mar 2018 12:13 PM / No Comments / 94 views
Cuaca petir di Australia (foto internet)

Rengat, Sijoripost.com – Cuaca ekstrem di sejumlah wilayah kabupaten/kota di Riau membuat panas berlebihan dan curah hujan tinggi, bahkan disertai petir dan angin kencang.

Faiginaso Gea (29) warga Nias, diduga mejadi korban sambaran Petir, Jumat (2/3), tubuhnya ditemukan seperti hangus terbakar di lokasi Afdeling OG Blok G7 PT. TPP Desa Mekarsari, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Korban pertama kali ditemukan oleh rekan sekerjanya dalam kondisi tertelungkup, Kamis (1/3/2018) sekira pukul 14.30 Wib. Baju serta celananya robek.

Korban merupakan kontraktor PT Valega Inti Prima atas nama Andreanus Ngraha (nano) dan inggal di Barak P/perumahan barak nias Desa Banjar Balam Lirik

Informasi yang diterima dari Kapolres Inhu, AKBP Arif Bastari melalui Paur Humas Polres Inhu, Ipda Juraidi korban mengalami luka di sejumlah bagian tubuhnya.

“Lebih rincinya, hasil visum yang diperoleh dari Kepolisian dijelaskan ada lima luka yang terdapat di tubuh korban, ungkapnya.

Kejadian tersebut bermula sekira pukul 12.10 wib pada saat korban dan saksi masing masing, Serianto Zai (22) dan Yasman Ndraha (37) sedang istirahat di lokasi Afdeling OG Blok G 7 Desa Mekarsari Kec. Lirik dikarenakan hujan lebat, saat itu korban permisi kepada saksi untuk mengambil bambu pancang yang berada di atas. Adapun jarak dari lokasi istirahat ke tempat lokasi bambu pancang lebih kurang sekitar 500 m, namun sekitar 1.5 jam korban belum juga kembali ke rombongan.

Dikatakannya, setelah hujan agak reda saksi mencari korban di sekitaran lokasi dan sekitar pukul 14.30 wib menemukan korban sudah tidak bernyawa dengan posisi telungkup dan baju serta celana robek, serta ada bekas luka gores dan lebam menghitam di bagian tengkuk dan punggung korban yang diduga akibat sambaran petir.

Selanjutnya korban di bawa ke Puskesmas Lirik untuk dilakukan Visum.

Dijelaskannya, hasil Visum Et Repertum dari dokter Puskesmas Lirik, dr Pegy Soraya pukul 17.48 wib, diantaranya luka lecet pada leher bagian belakang +- 10 cm, luka lebam pada pinggang +-13×2 cm, luka lebam pada bokong +-8×7 cm, luka lebam pada lingkar dada +- 30 cm, luka lecet pada bola mata +-0,5 cm.

Selanjutnya atas permintaan keluarga, korban tidak akan dilakukan otopsi dan tindakan medis lainnya, serta keluarga korban sudah mengikhlaskan kepergian korban.

Rencana pemakaman yg didapat dari Sdr Andreanus Ndraha, korban akan di kebumikan besok hari jumat, 2 Maret 2018 pukul 13.00 WIB, di pemakaman desa Banjarbalam.

riaubook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares