Scroll to Top

Warga tertipu dengan SKGR palsu dari kontraktor

By Fitri Laurencia / Published on Rabu, 24 Jan 2018 11:22 AM / No Comments / 70 views
Ilustrasi

Dumai, Sijoripost.comSeorang warga berinisial YT (47) dilaporkan ke Polres Dumai. Wanita yang diketahui bekerja sebagai kontraktor di Kota Dumai itu, dilaporkan karena menipu warga dengan cara meminjam uang dengan jaminan surat keterangan ganti rugi (SKGR) tanah palsu. Tak tanggung-tanggung korban yang diketahui bernama Debora (52) mengalami kerugian hingga Rp48 juta.

Informasi yang dihimpun, YT sang kontraktor meminjam uang kepada korban pada Mei 2017 lalu. Bahkan untuk menyakinkan korban pelaku bertransaksi di depan Kantor Lurah Jaya Mukti, Jalan Janur Kuning, Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur.

Saat itu korban menyerahkan uang sebanyak Rp48 juta kepada YT, sebagai pinjaman modal usaha untuk pembuatan taman bunga Dinas Tata Kota Kebersihan dan Pertamanan Dumai. Sebagai jaminannya YT memberikan surat tanah/rumah berupa SKGR yang terletak di RT 016, Gang Cemara, Jalan Kaharuddin Nasution, Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur.

Namun alangkah terkejutnya korban saat mengecek surat tanah/rumah YT ke kantor lurah, ternyata surat itu palsu. Merasa ditipu korban menghubungi pelaku, namun pelaku selalu berjanji akan mengembalikan uang tersebut.

Hari berganti hari, bulan berganti, bahkan sudah masuk 2018, pelaku tidak juga mengembalikan uang korban yang dipinjam. Merasa ditipu dan dipermainkan, akhirnya korban mengambil langkah hukum. Akhir pekan secara resmi ia melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan membenarkan laporan penipuan tersebut. “Semua laporan masuk ditindaklanjuti, kita bakal periksa pihak-pihak terkait untuk mengumpulkan alat bukti,” tuturnya.

Ia mengatakan, saat ini tim Satreskrim Polres Dumai sedang menangani kasus tersebut. “Pasti ditindaklanjuti, karena memang sudah jadi tugas kami,” tutupnya.

riaupos.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares