Scroll to Top

Wujudkan Pelalawan Eksotis, Pemkab Pelalawan komit tingkatkan sarana dan prasarana lokasi wisata

By Redaksi Sijoripost / Published on Rabu, 24 Okt 2018 10:07 AM / No Comments / 60 views
Gelombang Bono Sungai Kampar yang mendunia.Net

Pelalawan, Sijoripost.com – Dengan harapan untuk memajukan dan mengembang
kan program Pelalawan eksotis, Kepala Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda dan olahraga, Andi Yuliandri berharap dapat membangun sarana prasarana maupun infrastruktur yang menunjang objek wisata yang ada di Pelalawan.

Selain itu, Kepala Dinas juga berharap adanya pembangunan dari sektor Sumber Daya Manusia(SDM) yang ada lokasi wisata. Agar partisipasi masyarakat tersebut dapat membantu tumbuh kembangkan objek wisata tersebut.

Pembangunan objek wisata yang layak dan menarik sekaligus peningkatan Jumlah kunjungan wisatawan baik domestik maupun manca negara yang datang ke Kabupaten Pelalawan merupakan tujuan dari Program Pelalwan Eksotisme. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan dalam hal ini terus mengkawal kelanjutan pengembangan obyek wisata di Kabupaten Pelalawan tahun 2018.

Andi Yuliandri berkomitmen akan terus membangun sarana dan prasarana dilokasi objek wisata agar objek wisata di Pelalawan terlihat cantik dan menarik. Sehingga objek wisata penuh oleh pengunjung.

“Bahwa Potensi wisata di Kabupaten Pelalawan sangat banyak, namun saat ini objek wisata yang banyak menarik perhatian wisata lokal maupun international adalah Gelombang Bono dan Danau Tajwid dan beberapa destinasi wisata lainnya”, kata Andi

“Dengan perbaikan kualitas sarana dan prasarana, kita juga mengharapkan adanya penarikan retribusi yang mampu meningkatkan Pendapatan bagi Pemkab. Pelalawan”, sebutnya

Tidak sedikit daerah yang memiliki objek wisata yang mempesona, punya nilai asri dan eksotis seperti air terjun nan alami, namun tak mampu menggugah wisatawan, karena terkendala pada transportasi dari dan ke lokasi objek yang dimaksud.

Secara nama dan promosi, objek wisata Bono sudah sangat dikenal. Satu program andalan ini sudah di ambang mata untuk mengantarkan kesuksesan mendatangkan wisatawan mancanegara. Namun, akan sangat disayangkan, apabila hasrat yang kuat pada wisatawan ini terganjal terjalnya jalan dan sulitnya medan yang akan ditakluk kan.

Untuk itulah, Pemkab Pelalawan terus berupaya membenahi infrastruktur jalan dan lainnya dan ditopang dengan sumber penerangan melalui program ketujuh andalan Pemkab Pelalawan yakni Program Pembangunan Kawasan Teknopolitan Pelalawan yang berpusat di Kecamatan Langgam.

Dari kawasan inilah diharapkan tidak saja mengalir pasokan listrik yang mampu menerangi Pelalawan siang dan malam, tapi juga olah dan alih teknologi mewujudkan pelalawan nan eksotis dan Pelalawan Emas Tahun 2021.

Bupati Pelalawan HM Harris bersama pihak Bappenas beberapa tahun lalu telah meninjau jalan Lintas Bono dan menentukan titik jalan yang akan dibangun. Disamping itu, penyediaan genset serta lampu menggunakan tenaga matahari (PLTS).

“Untuk itu, kita harap pengembangan pembangunan dua objek wisata Pelalawan tahun ini tidak mengalami kendala dan berjalan lancar demi kemajuan wisata dan peningkatan PAD Negeri Amanah ini,” Kata Bupati singkat

Selain itu, upaya Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Pelalawan menyiapkan berbagai dokumen agar objek wisata Bono mandapat alokasi dana dari pemerintah pusat pada tahun 2017 lalu. Hal itu melihat Bono merupakan salah satu objek wisata andalan Riau yang diluncurkan Kementerian Pariwisata dalam tajuk Riau menyapa Dunia, baru-baru ini. “Pasca pelucuran Riau menyapa dunia di Jakarta wisata Bono masuk menjadi salah satu andalan periwisata di Riau, bersama enam objek wisata kabupaten lain di Riau.

Dengan masuknya Bono dalam wisata Riau menyapa dunia, maka harus ada persyaratan untuk menjadikan wisata tersebut menjadi objek wisata unggulan. Diantaranya, dengan adanya penunjukan kawasan Bono yang harus dituangkan dalam peraturan daerah (perda). Kemudian, adanya wisata Bono yang menjadi kawasan strategis yang harus ditetapkan di peraturan bupati (perbup).

Dari Promosi Hingga Pembangunan Infrastruktur.

Selain menggelar Program “Riau Menyapa Dunia” ada beberapa upaya yang telah dilakukan pemeritah dalam menjadikan Pelalawan sebagai objek wisata, antara lain;

Upaya yang dilakukan Pemerintah Pusat

Penyusunan Masterplan Kawasan Objek Wisata Bono pada tahun 2012

Pembuatan Film Promosi pada tahun 2012

Pembangunan Menara Pandang di Tanjung Bau-Bau Tahun 2013

Pembinaan masyarakat malalui pelatihan surfing dan rescue di Jawa Barat tahun 2013

Penyusunan Proposal Investasi melalui Kementrian Pariwisata tahun 2013

Promosi Luar Negeri

Pembangunan menara pandang di Tanjung Bau-Bau

Upaya yang dilakukan Pemprov Riau

• Pembangunan Jembatan yang menghubungkan desa Teluk Binjai dan Teluk Meranti Tahun 2012 – 2013

• Sosialisasi Sapta Pesona Tahun 2013

•Pengerasaan Jalan Lintas Bono sepanjang 16 Km lebar 7m, Tahun 2015

•Peningkatan Jalan Teluk Meranti – Guntung oleh Dinas Tahun 2015

•Pembinaan Desa Wisata

Upaya yang dilakukan Pemkab Pelalawan

Penyiapan Lahan 600 Ha untuk Kawasan objek wisata bono Posisi lahan tersebut lahan Kawasan Objek Wisata Bono, berada pada posisi strategis, karena hampir berhadapan langsung dengan dua buah negara, yaitu Malaysia dan Singapura. Saat ini Pemda Pelalawan bersama dengan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau dan Kerajaan Negeri Johor, Malaysia, telah melakukan kerjasama untuk memperpendek jarak antara Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Karimun Kepri dan Negri Johor, dengan membangun jembatan sepanjang 37,45 KM dan sudah dilakukan adalah Feasibility Study; Seminar Internasi; Memasukkan dalam RPJM Nasional (dalam proses).

Pengadaan alat penunjang keselamatan (Life Vest) bagi pengunjung/ penonton bono, Penyediaan alat transportasi air (jetski) untuk kunjungan dan rescue. Pagelaran seni budaya di kawasan objek wisata bono setiap tahun. Pembangunan (semenisasi) jalan lingkungan di Desa Teluk Meranti oleh Dinas PU &Cipta Karya tahun 2013 dan 2014. Pembinaan serta penyuluhan sadar wisata dan sapta pesona bagi masyarakat tempatan, Pembekalan kemampuan berbahasa asing (inggris) bagi masyarakat lokal.

Pendampingan Kelompok Masyarakat di Teluk Meranti Tahun 2014 Festival Bekudo Bono 2103, Bantuan Rehab untuk homestay tahun 2013, Pembukaan Jalan dari Jalan Lintas Bono ke Tanjung Bau bau sepanjang 3,2 Km oleh Dinas PU Kabupaten Pelalawan Tahun 2013. Expedisi Johor – Tanjung Balai Karimun – Pelalawan (Bono), Juni 2014 Promosi Potensi Objek Wisata Bono di dalam dan Luar Negeri.

Penyusunan DED Kawasan Objek Wisata Bono dan Desain Animasi pada Tahun 2014. Penimbunan Tanah / Revertment di kawasan objek wisata bono Tanjung Bau-Bau tahun 2014.

Pembangunan Pentas Seni terbuka dan Tribun VIP di Kawasan wisata bono. Pembangunan Pusat Informasi Turis Tahun 2014. Pembangunan Tanggul/ Penimbunan penahan air di kawasan wisata bono agar tidak terjadi abrasi. Pembangunan insfratruktur jalan darat, air, dan listrik. Pembuatan masterplan untuk objek wisata Danau Tajwid diLanggam.

Ditambahkannya, semua itu tentunya membutuhkan dana yang besar, untuk itu pemkab pelalawan tidak henti-hentinya melakukan pembenahan dan promosi untuk menarik investor. Selain itu pemkab pelalawan juga berupaya untuk memasukkan objek wisata bono ke dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

“Setidaknya dalam periode kepemimpinan Bupati HM Harris yang kedua ini, kami sudah meletakan pondasi pengembangan itu, agar pembangunan wisata Bono ini bisa terus berlanjut,” tandasnya.(adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares